Batik Lawas

BEN_2835Batik lawas merupakan batik lama yang sudah tidak diproduksi lagi. Walaupun tampilannya telah tua dan memudar, tidak jarang para kolektor mencari sampai ke pelosok negeri hanya untuk sebuah karya batik lawas dengan motif tertentu. Banyak kita temui corak yang ada di batik lawas sudah banyak versi barunya. Akan tetapi, umur batik lawasanlah yang membuatnya lebih berharga dari batik baru. Tidak mudah menemukan corak batik tertentu yang dibuat dari tahun yang sama. Terlebih lagi, proses pencucian alami membuat batik lawas memiliki efek warna yang unik dan berbeda dengan batik baru. Batik lawasan bukan lagi sekedar batik melainkan barang antik yang layak dikoleksi. Jika batik lawasan bukanlah sesuatu yang berharga, rasa-rasanya museum tidak akan memajang batik tua alias batik lawas.

Keeksklusifan batik lawas sangat berbeda dengan batik modern. Bahan kainnya lebih lembut karena menggunakan bahan import dari Belgia dan sangat sulit menemukan kain tersebut saat ini. Begitu juga dengan teknik pewarnaan dan pengeringannya yang dilakukan secara alami, sehingga menghasilkan karya yang tidak mungkin dibuat ulang. Dari warna dan rapuhnya kain. Kain yang bagus, kusam dan cerahnya warna kelihatan. Warna coklat soga alami dan kimia pada sehelai kain batik akan terlihat berbeda. Bisa saja si penjual batik bilang batik kuno atau lawas, karena itu harus dilihat dulu secara cermat. Sebab ada teknik bagaimana membuat kain batik terlihat seperti lawas.

Kain batik lawas yang dijadikan koleksi biasanya memiliki makna dan filosofi tinggi. Nilai jual kain batik tersebut mencapai puluhan hingga ratusan juta tergantung keunikan kainnya, proses pembatikan, warna, dan umur kainnya. Kalau desainnya langka, dan tak bisa ditiru, itu akan menentukan harganya juga. Rata-rata yang menjadi koleksi adalah kain batik yang dibuat mulai tahun 1920an hingga tahun 1970an, bahkan lebih tua dari itu.

Terdapat banyak jenis batik lawas, misal batik madura, batik tiga negeri, batik hokokai, batik encim, dan lain sebagainya. Batik tersebut biasanya ditandai sign atau tanda tangan dari si pembuat batik tersebut.

Batik Madura dengan beragam corak, seperti Bangkalan asli Tanjung Bumi, Sampang Pamekasan dan corak Sumenep. Nama kain batiktersebut adalah mano’ juduh tarpotè kellengan, tarpotè bangan, burubur, rawan mèra, dan tana pasèr mèra. Untuk batik Tanjung Bumi ini ternyata sudah dibuat sejak ratusan tahun lalu, sekitar 200 tahun. Jenis mano’ juduh tarpotè kellengan yang banyak diminati para kolektor dan pemilik museum.

Batik Encim yang dipelopori oleh Batik Oei Soe Tjun yang tinggal di Kedungwuni, menjadi salah satu pelopor pembuatan batik halus dengan cara tradisional. Terdapat tanda tangan Oey Soe Tjoen yang merupakan ciri khas batik encim Kedungwuni.

Batik tulis lawasan yang dibuat oleh Na Swan Hien, Kedungwuni, Pekalongan, dengan motif burung phoenix latar ukel memiliki proses pengerjaan dan garapan yang sangat halus menjadikan batik karya Na Swan Hien sangat digemari dan diburu oleh para kolektor batik antik. Cecekannya sangat halus karena menggunakan canting “0”, memberikan efek 3dimensi dan gradasi warna yang sangat indah. Batik ini dibuat tahun 1945 dengan menggunakan mori Belanda.

Batik Hokokai adalah salah satu contoh gaya batik yang paling banyak berisi detail, menggabungkan ciri pagi-sore, motif terang bulan, dan tanahan Semarangan. Batik Hokokai menggunakan latar belakang yang penuh dan detail yang digabungkan dengan bunga-bungaan dalam warna-warni yang cerah. Motif terang-bulan awalnya adalah desain batik dengan motif segi tiga besar menaik secara vertikal di atas latar belakang yang sederhana.

Batik Hokokai adalah salah satu contoh gaya batik yang paling banyak berisi detail, menggabungkan ciri pagi-sore, motif terang bulan, dan tanahan Semarangan. Batik Hokokai menggunakan latar belakang yang penuh dan detail yang digabungkan dengan bunga-bungaan dalam warna-warni yang cerah. Motif terang-bulan awalnya adalah desain batik dengan motif segi tiga besar menaik secara vertikal di atas latar belakang yang sederhana.

 

Sumber: Fitinline.com

Drawing by abbysoekarno,2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s